Ditulis Oleh Tiara Lestari Asmara
Pengertian
Strategi
Strategi secara
terminology berasal dari kata strategia yang merupakan bahasa Yunani yang
berarti “the art of general”. Kalimat tersebut bisa diartikan sebagai seni yang
biasa digunakan oleh panglima dalam sebuah peperangan supaya kelompoknya bisa
menang.
Strategi mempromosikan
nilai-nilai budaya adalah strategi untuk mempropagandakan atau memperkenalkan
konsep-konsep mengenai sesuatu yang ada dalam alam pikiran sebagian besar dari
masyarakat yang mereka anggap bernilai, berharga, dan penting dalam hidup
sehingga dapat berfungsi sebagai suatu pedoman yang memberi arah dan orientasi
pada kehidupan para masyarakat tadi.
Manajemen
Strategi
Strategi memiliki
kaitan yang erat dengan konsep perencanaan dan pengambilan keputusan, sehingga
strategi berkembang menjadi manajemen strategi. Menurut David Fres R, proses
manajemen strategi terdiri atas tiga tahap yaitu :
1. Perumusan
Strategi
Perumusan strategi
mencakup hal-hal sebagai berikut :
a. Mengembangkan
visi dan misi
b. Mengidentifikasi
peluang dan ancaman eksternal perusahaan
c. Menentukan
kekuatan dan kelemahan internal
d. Menetapkan
tujuan jangkan panjang
e. Merumuskan
alternative strategi
f. Memilih
strategi tertentu yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan
2. Pelaksanaan
Strategi
Pelaksanaan strategi
merupakan tahap pelaksanaan dari perumusan strategi yang sudah ditetapkan
sebelumnya.
3. Evaluasi
Strategi
Tahap final dalam
manajemen strategi. Evaluasi strategi merupakan alat utama untuk mendapatkan
informasi tentang kapan strategi tidak dapat berjalan seperti yang diharapkan.
Evaluasi dibutuhkan karena kesuksesan hari ini tidak menjamin kesuksesan hari
esok. Tiga aktivitas evaluasi strategi adalah :
1. Mengevaluasi
kembali, apakah faktor-faktor internal dan eksternal masih bisa dijadikan acuan
untuk penetapan strategi pada saat
sekarang.
2. Mengukur
kinerja perusahaan.
3. Mengevaluasi
dan mengoreksi tindakan yang diambil.
Penyusunan Strategi Promosi
Nilai-Nilai Budaya
Tahapan Menyusun Strategi Promosi
1. Menentukan
target market
2. Misi
promosi
3. Merencanakan
pesan
4. Memilih
media
5. Menentukan
budget
6. Mengukur
efektivitas promosi
Menyusun Program Promosi
Penyusunan program promosi yang
efektif selalu berpedoman pada konsistensi level perencanaan, yaitu mulai dari
strategic level, department level, dan functional level.
Konsistensi penyusunan program
promosi di tingkat fungsional atau operasional harus sudah mengacu pada
strategi dan tujuan yang telah ditetapkan perusahaan ditingkat corporate
(berdasarkan misi) yang dimiliki perusahaan.
Sumber : Rohmah, Annisa Nur. 2016. Buku Siswa Antropologi Peminatan Ilmu-Ilmu Bahasa dan Budaya Untuk
SMA/MA Kelas XI. Surakarta : Mediatama

Komentar
Posting Komentar